Bab 16 Bertemu Dengan Alan

1123 Words

"Kau menyebalkan!" umpatku dengan kesal. Ardito malah memberikan ciuman yang membuat aku semakin marah. Apa yang sebenarnya dia pikirkan? Pria arogan itu selalu tahu cara untuk membuatku merasa seolah aku tak berdaya di hadapannya. Tanpa pikir panjang, aku berbalik dan berlari, berusaha menjauh secepat mungkin. Dalam kebingunganku, aku tak sengaja menabrak seseorang. "Eh, maaf Gino, aku nggak lihat kamu," kataku, mencoba tenang meski jantungku masih berdebar cepat. Gino hanya tersenyum santai, tak tampak terganggu sedikit pun. "Nggak apa-apa. Tapi kenapa kamu kelihatan terburu-buru banget, kayak dikejar setan aja?" tanyanya, sambil mengamati ekspresiku yang panik. Aku merasa sedikit canggung. Lalu, tanpa pikir panjang, aku membisikkan padanya, "Bukan setan, tapi iblis." Gino mengangka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD