125

1096 Words

Jengkol kini menjadi menu haram di keluarga Hanggono. Sang kepala keluarga telah menetapkan aturan untuk siapa saja yang mengolah dan memakan makanan bulat itu akan mendapat sanksi tegas. Belum habis kekagetannya karena Marchellino Darmawan mengirimkan sebuah anak singa. Sekarang hewan buas yang Marchellino jinakan itu malah mendadak disuruh menjadi bagian pribumi dataran Sunda dan Betawi.  “Iaw kak engkol!” celoteh setan kecil yang sangat membuat kepala Hanggono ingin pecah.  “Niel, Sayang. Pindah belakang ya sama Papa?”  Pria kecil Hanggono itu melongokan tubuh ke belakang. Di atas pangkuan Handoko, Niel menggelengkan kepala. “au ma Oko ma Manto, Papa.”  Mau sama Handoko sama Manto, Papa. Aw!  Hanggono meringis begitu juga dengan wanita yang melahirkan sang buaya rawa. Kini putra tam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD