136

1165 Words

 Di ruang keluarga Amel menikmati kesendiriannya. Resti saat ini sedang menjaga adik kesayangan gadis itu di kamar sedangkan Hanggono Tirto telah pergi ke belahan Bumi mana untuk mengurus pekerjaan laki-laki itu. “Hahaha..” Tawa Amel menyeruak. Kepalanya menggeleng. Demi Neptunus yang tak pernah Amel jumpai semasa hidup jadi manusia seutuhnya, akhirnya penderitaannya bersama asisten sang suami akan berakhir. Handoko purnatugas juga berada disisinya. Ah! Amel serasa ingin mengadakan pesta akbar untuk merayakan kebebasannya. “Eh nggak bisa! Zeusyu kan lagi berduka. Kata Ibu juga dia diadopsi. Gue nggak boleh pesta di atas penderitaan saudara sendiri.” Celoteh Amel. “Tapi kalau pesen makanan enak-enak buat orang rumah boleh kali ya?!” pikir Amel. Mengadakan syukuran kecil asal tak mengundan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD