129

1400 Words

Darmanto menekan klakson mobil sebanyak tiga kali sebelum gerbang di depan mobil yang ia kendarai terbuka. Beberapa orang lantas terlihat keluar dari pos satpam untuk memberikan hormat pada bos besar mereka. “Berhenti dulu Dar.” Pinta Hanggono. Mobil berhenti tepat dihadapan para petugas keamanan rumah yang mengenakan seragam hitam-hitam. “Istri saya amankan di rumah?!” tanya Hanggono ketika kaca mobil laki-laki turunkan sebatas pundaknya. “Aman Pak! Sejauh ini belum ada mobil keluar-masuk kecuali taksi yang antar Ibu pulang Pak.” Mendengar istrinya ada di dalam rumah Hanggono langsung menepuk pundak Darmanto. Memberi titah agar supirnya itu kembali menginjak pedal gas. Hanggono meminta Darmanto untuk memarkirkan mobil tepat di depan rumah sang ibu. Ia baru saja membatalkan meeting de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD