Pagi itu saat Nadira turun ke bawah sambil membawa nampan berisi kopi yang sama sekali tidak disentuh oleh suaminya, secara tidak sengaja menangkap pembicaraan kedua orang tuanya. Mereka tengah berbicara di ruang kerja Arif yang memang berdekatan dengan jalan menuju dapur. Awalnya Nadira tak berniat untuk mencuri dengar percakapan antara Arif dan Mutia. Namun, mendengar nama Kai di sebut-sebut, dengan rasa penasaran yang menggunung akhirnya gadis itu memutuskan untuk berdiri menguping di dekat pintu. "Papah jangan terlalu memikirkan soal itu, Mamah takut Papah kolaps lagi," ucap Mutia kala itu, terdengar sangat cemas. "Bagaimana bisa Mamah menyuruhku untuk tidak memikirkannya sementara aku berhadapan dengan mereka setiap hari. Aku sudah menunda pembayaran gaji karyawan sampai dua mingg