Di Dapur

1648 Words

Oma menarik napas dalam-dalam. Memang dia meminta Tania untuk mewujudkan pesta pernikahan impiannya. Karena ini akan jadi pernikahan pertama dan terakhirnya. Dalam pikiran Oma, pesta pernikahan impian wanita muda seperti Tania tidak jauh dari pesta ala-ala princess Disney. Gaun berekor panjang, bunga di mana-mana, musik romantis dan kue pengantin yang lebih tinggi dari pengantinnya. Nyatanya bukan itu pesta pernikahan yang diinginkan Tania. Yang diharapkan wanita itu pesta yang lebih akrab di mana pengantin yang menyapa para tamu bukan sebaliknya. “Tanpa pelaminan?” tanya mbak-mbak wedding organizer mengkonfirmasi keinginan Tania. Tania mengangguk mantap. “Tanpa pelaminan dan ada banyak kursi-kursi untuk mereka duduk. Saya kurang suka standing party. Saya lebih suka suasana seperti kit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD