Bertemu Sepupu Tersayang

1562 Words

“SITIII!!! BALIK BADAN CEPAT!” teriak Aryo begitu menyadari siapa yang baru saja memergoki perbuatan mereka. Tangan Aryo tak berhenti bergerak di dadaa Tania, karena tidak ingin istrinya merasa cemas dan melepaskan jepitannya. Sudah kepalang tanggung sebentar lagi ulernya muntah, Aryo nggak mau kalau sampai harus mengulangi dari awal. “Ma-maaf, Pak Aryo,” kata Siti sambl membungkukkan badan dan menutup pintu dapur. “Dasar pengantin baru no akhlak! Maen genjotan di sembarang tempat. Apa di kamar sendiri udah nggak enak?” gerutu Siti. Lalu Siti teringat kalau Dinda tadi tidur di kamar mereka berdua. “Ahh, pantesan. Ada si Dinda. Besok-besok tu anak harus dibujuk jangan sampai tidur di kamar Papa sama Bundanya. Kalau keseringan ngeliat live begini kan Siti jadi pengen melorotin celana. Tap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD