Ceklek Pintu terbuka dan terlihatlah seorang anak kecil yang membuat Darren terkejut melihatnya. Begitupun dengan anak itu, ia ikut terkejut melihat kedatangan Darren. “Om siapa?” tanyanya dengan wajah polos Darren tersenyum menatap wajah anak itu. Ia berlutut menyamakan tubuhnya dengan anak itu. “Justru Om yang seharusnya tanya ke kamu. Kamu siapa?” “Aku Bryan, Om!” “Bryan?” Anak itu mengangguk sembari tersenyum kecil. “Kok bisa ada di sini?” “Ini kan rumah Mama aku, Om. Om siapa?” Deg Darren semakin terkejut mendengar jawaban anak itu. “Rumah Mama?” anak itu mengangguk sebagai jawaban. “Em.. nama Mama’nya siapa?” “Mama Amora!” Lagi-lagi jawaban yang keluar dari mulut Bryan membuat Darren tersentak kaget. Ia tidak mungkin salah dengar. Anak kecil itu bicara tepat di ha

