Seoul, Korea Selatan William duduk sendirian di bar langganannya dan mengamati cairan keemasan dalam gelasnya sambil melamun. Dua minggu terakhir ini benar-benar menguras tenaga dan pikirannya. Hari-harinya disibukkan dengan pertemuan dengan para manajernya untuk membahas pengaruh skandal ini terhadap reputasinya, menghadapi para wartawan yang menuntut penegasan, menenangkan keluarganya yang kalang kabut dan ibunya yang jatuh sakit begitu mendengar gosip bahwa almarhum putranya pernah melakukan kejahatan, serta melacak keberadaan Kim Dong-Min, yang rupanya sedang bersembunyi dari para wartawan. Butuh waktu beberapa hari sebelum William berhasil menemukan Kim Dong-Min. William masih ingat bagaimana wajah Kim Dong-Min memucat ketika William menemuinya. Ternyata si pengecut itu sama sekali

