Bab 13

1011 Words

Di dalam kabin pesawat yang temaram, sebagian besar penumpang sudah terlelap. Lampu kecil di atas kursi hanya menyisakan cahaya redup yang membuat suasana terasa sunyi. Rama bersandar di kursinya, menatap layar ponsel di tangannya. Pesawat yang membawanya dari Makassar menuju Jakarta sudah berada di udara hampir satu jam. Malam ini ia kembali ke Jakarta. Sendiri. Liviana tidak ikut. Wanita itu masih harus menyelesaikan beberapa urusan bisnisnya di Makassar sebelum menyusul nanti. Keputusan Rama untuk pindah sebenarnya cukup mendadak. Bahkan bagi dirinya sendiri. Namun setelah beberapa hari memikirkannya, ia merasa langkah itu benar. Setidaknya… itulah yang terus ia yakinkan pada dirinya. Jari Rama menggulir layar ponselnya dengan pelan. Sampai ia berhenti pada satu unggahan. Ungga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD