Bab 14. Bersiap Jadi Elara

1087 Words

Bab 14. “Kalau kau gagal, kami berharap kau masih bisa sampai ke sini. Maka dari itu berhati-hatilah. Jika tidak, kesatuan kita akan…” Eko menundukkan kepalanya. Vania yang paham hanya tersenyum masam. Gadis itu pun kembali ke ruangannya. “Misi ini adalah bayangan, Vania. Kau harus meninggalkan jejak seolah kau ada, tapi jangan pernah benar-benar ada.” Vania menggumamkan kalimat itu di depan layar komputer. Layar itu memancarkan daftar panjang persiapan, data keuangan palsu Elara, jadwal kapal kargo, hingga peta keamanan rumah Rafael. Ia harus menguasai setiap detail. Kebohongan yang bagus harus didasari oleh seribu kebenaran kecil. Ia tidak lagi memakai seragam. Tubuhnya kini dibalut gaun hitam sederhana yang diselamatkan dari bagian properti misi. Gaun itu pas, akan tetapi terasa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD