Ternyata Harry tidak langsung mengantarkan Agnes ke rumahnya, melainkan ia akan membawa wanita itu ke Vila pribadinya. Agnes sendiri tidak protes, wanita itu ikut ke mana Harry pergi seolah sudah tahu rencana pria itu. Kini Agnes benar-benar berada di Vila milik Harry yang berdiri megah di tepian kota. Dari balkon lantai dua, pemandangan bukit terbentang luas, ditemani angin segar yang berembus mengenai wajah Agnes. Ia merasakan ketenangan yang sudah lama ia rindukan. Agnes duduk di kursi sambil menikmati hidangan ringan yang sudah disiapkan oleh staf vila. Secangkir teh melati dan satu slice soft cake di meja. Tak lama, Harry datang dengan pakaian sederhana dan mug di tangannya. “Apa kau menyukai tempat ini?” tanyanya dengan duduk di kursi seberang Agnes, menaruh hati-hati ke atas mej

