Irana Kaysa Sadewa adalah kakak tiri Nayla Kirana Sadewa. Satu ayah, namun lahir dari rahim dan takdir yang sangat berbeda. Irana dilahirkan dalam euforia. Ia adalah anak yang ditunggu-tunggu, disambut penuh kebanggaan oleh keluarga besar Sadewa. Namanya disebut dengan hormat, masa depannya dirancang sejak ia membuka mata. Ia tumbuh sebagai putri sah, simbol kehormatan dan kelanjutan garis keluarga Sadewa. Sementara Nayla, lahir dari sebuah aib. Ia bukan buah cinta, melainkan akibat dari kelemahan seorang pemimpin keluarga Sadewa yang tidak mampu menahan nafsu. Saat istrinya tengah mengandung Irana, lelaki itu tergoda oleh Astuti, perempuan desa yang cantik, polos, dan baru beberapa waktu bekerja di rumah keluarga Sadewa. Tidak ada perayaan ketika Nayla lahir. Tidak ada doa panja

