Waktu seakan bergulir lebih cepat, Kiara terbangun dengan tubuh yang sangat lelah, namun pada saat itu– ia merasa istirahatnya sudah sangat cukup. "Emh," gumamnya sembari mencoba merentankan kedua tangannya ke atas, ia lantas hendak bangun, tapi... Ada sesuatu yang menahannya dan seakan tidak membiarkannya pergi. Kiara mencoba menyibak selimut dan setelah beberapa saat kemudian akhirnya ia membelalakan matanya setelah melihat tangan kekar Arthur memeluk bawah pinggangnya. "Daddy?" gumam Kiara dengan sangat bingung. Perlahan Arthur membuka matanya. Ia menatap Kiara dan..., seketika tubuh Kiara tertarik kembali dan berada dalam dekapan Arthur. "Daddy, apa yang terjadi pada kamu?" tanya Kiara dengan sangat bingung. Sikap pria itu yang tiba-tiba terlihat mengekangnya, dan tiba-tiba saja

