BAB 12

1309 Words

Garsih menatap anaknya dengan sedih. Mengelus d**a melihat tubuh Sekar yang makin hari makin kurus. Tangannya terulur untuk mengelus rambut Sekar yang hitam dan lebat. Saat suaminya masih hidup, dan Sekar tumbuh menjadi anak yang cantik, mereka selalu membanggakan anak perempuannya. Sekar pintar, anggun, ayu, dan nyaris tanpa cela. Selain itu, kepribadian Sekar juga bagus, menjunjung tinggi sopan santun. Hanya satu kekurangan gadis itu adalah, terlahir miskin. “Ndak apa-apa miskin harta, yang penting kaya akan kasih sayang.” Begitu dulu suaminya bicara soal Sekar. Nyatanya, manusia memang tidak boleh tidak punya harta. Kecantikan Sekar seperti membawa petaka, saat semua orang memperebutkannya dan menggunakan harta untuk menekan. Hardjo contohnya. Laki-laki tua itu gelap mata karena kecan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD