94

1578 Words

Sinar matahari pagi mulai menyelinap melalui celah tirai kamar bridal suite Hotel Majapahit Surabaya. Cahaya keemasan itu jatuh lembut di atas lantai marmer mengilap, memantulkan kilau hangat yang memenuhi ruangan dengan suasana sakral. Aroma melati, mawar putih, dan kenanga memenuhi udara. Ruangan yang sejak dini hari dipenuhi suara hair dryer, percakapan para perias, dan langkah kaki para asisten kini perlahan berubah tenang. Proses rias hampir selesai. Lintang masih duduk anggun di hadapan cermin besar berbingkai emas. Kedua tangannya terlipat rapi di atas pangkuan, sementara pandangannya terpaku pada bayangan dirinya sendiri yang perlahan tampak semakin asing sekaligus begitu indah. Hari ini... Ia bukan lagi hanya Lintang Ayu Aryadinata. Hari ini... Ia akan menjadi seorang istri.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD