Bab 17. Lamaran

1013 Words

Evelyn terbaring lunglai, tubuhnya masih direngkuh erat oleh Andre yang telah menjadi pelampiasan selama ini saat Rayyan tak ada. Dia mengutuk dirinya dalam hati. Bagaimana bisa dia terus tenggelam dalam hubungan gelap ini? Padahal, dia tahu, Rayyan, pria yang menjadi suaminya, tak pantas dikhianati seperti ini. Namun, has*** selalu memanggilnya kembali pada Andre yang tengah bangkit dari ranjang untuk membersihkan diri. Dengan hanya handuk melilit pinggangnya, pria itu melirik Evelyn sambil tersenyum penuh kemenangan. “Aku bersih-bersih dulu, Sayang. Kamu santai aja di sini,” katanya dengan nada santai lalu mulai mencium bibir Evelyn kembali, seperti belum merasa puas meski mereka sudah menghabiskan hari dengan penuh gelora. Evelyn menghela napas dalam, seolah mencoba melawan kesadarann

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD