Bab 65

1231 Words

Aurel mematung di ambang pintu kamar ketika Samuel menatapnya tanpa kedip. Lelaki itu masih memakai kemeja hitam yang sedikit kusut di bagian lengan, seolah ia baru saja menariknya dengan kasar beberapa menit lalu. Sorot matanya tajam, tapi ada sesuatu yang mengendap di balik ketegasannya—sesuatu yang membuat tengkuk Aurel meremang tanpa tahu apakah itu rasa takut, gugup, atau… sesuatu yang lain. “Kau sengaja menghindar dariku.” Suara Samuel rendah, berat, dan terlalu tenang untuk tidak berbahaya. “Aku tidak menghindar,” bantah Aurel pelan, meski ia sendiri tahu itu bohong. “Aku hanya… butuh waktu.” Samuel mendekat selangkah, membuat napas Aurel tersangkut di d**a. “Waktu untuk apa?” Aurel menelan ludah. Ia tak punya jawaban yang masuk akal. Sejak kejadian pagi tadi—ketika ia tidak se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD