85 Menunggu

1194 Words

Ivy menatap bingung pada lelaki di sisinya ini. Semua kekacauan hari ini membuat otaknya sulit bekerja dengan baik. "Bang ..." Kaisar tersenyum tipis, sangat tipis tapi terlihat sekali kesedihan teramat dalam di matanya yang teduh itu. Tangan Kaisar menyentuh puncak kepala Ivy. Kecupan hangat sarat dengan banyak cinta ia daratkan di sana. "Aku mencintai kamu, dan aku mau kamu bahagia. Ternyata ini yang King maksud, level tertinggi dan paling mulia dalam cinta. Mencintai tanpa harus memiliki, dan kebahagiaan orang yang kita cintai adalah yang terpenting." Mata Ivy terbelalak. Ia bisa menebak, tapi takut salah. "Bang, aku ...." Kaisar menggeleng. "Kamu tenang aja, aku gak selemah yang kamu pikir. Pengobatan yang harusnya aku jalani minimal enam bulan aja bisa aku selesaikan dalam waktu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD