84. Kalah

1115 Words

Mata Rere memicing saat melihat sosok dua orang yang baru saja turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah yang sama dengan tujuannya. "Bi dan Mamanya? Mau apa mereka ke sini? Apa mereka tahu kalau aku mau ke sini?" Mendadak dirinya jadi gugup sendiri. Padahal ia sudah merencanakan dengan sangat matang untuk hari ini. Tujuannya hanya satu, membuat Ivy tak bisa memiliki Bravino untuk selamanya. Rere tak takut bila harus masuk penjara, uangnya sudah cukup banyak untuk membayar keadilan di negara ini. Meskipun ia akan dihukum nantinya, ia pastikan bila hukuman itu tak akan lama dan juga akan ia lalui dengan baik-baik saja. Ia yakin seribu persen, apapun bisa ia beli dengan uang yang dimilikinya. Rere masuk bersama rombongannya. Hari ini ia bertugas menghias kamar pengantin. Ia bisa masuk k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD