BAB 17

1337 Words

Minggu pagi, Robert yang terbiasa kerja lembur, hari ini menyempatkan diri untuk berolah raga di stadion kota. Bukan tanpa alasan ia kemari, selain karena luas juga karena dekat dengan kantor. Tadi malam ia lembur dan sebelum pulang, menyempatkan diri untuk lari keliling lapangan. Halaman stadion yang luas dipenuhi banyak orang yang sedang berolah raga, belum lagi para pedagang yang ramai menjajakan sarapan. Robert melihat kalau tempat ini lebih mirip pasar pagi dari pada ruang untuk olah raga. Ia mengelap keringat, dan berdiri sambil membungkuk. Lari sebanyak tujuh kali putaran sudah cukup membuatnya lelah. Rupanya, usia yang tidak lagi muda juga berpengaruh. Menegakkan tubuh, Robert meringis saat lambungnya perih. “Pak Robert?” Sapaan seorang gadis membuatnya kaget. Ia menoleh, menata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD