BAB 18

1360 Words

Zayne menatap tangannya yang entah bagaimana, memegang d**a Arielle yang membusung. Reflek ia duduk dan hampir terjengkang sekali lagi. “Ups, nggak sengaja.” Arielle mengibaskan tanah basah di tubuhnya dengan wajah merah padam. Menatap Zayne sengit. Laki-laki itu pun sama basah dan kotornya seperti dirinya. “Seenaknya megang-megang.” gumamnya. Zayne mengangkat bahu. “Gimana, ya? Nggak ada rasanya pas dipegang. Mungkin karena terlalu kecil.” “Apaa?” “Harusnya tercatat dalam judul sinetron, 'Istriku, kecil dari pinggang, badan, dan juga dadanya', hahaha.” Suara tawa Zayne menembus taman yang sepi, meninggalkan Arielle yang berdiri kaku dengan wajah merona. Saat Arielle selesai dengan pekerjaannya, ia mendapati Zayne sudah pergi. Tidak ada yang tahu ke mana karena laki-laki itu tidak me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD