Suara bunyi ponsel memecah keheningan di antara Yuna dan Renan. Mereka yang kini berada di atas meja makan menikmati sarapan pagi yang telah di pesan oleh Renan. Terfokus menatap ponsel Yuna yang berdering. Mata Renan memicing tajam ke arah ponsel Yuna, seolah ingin menerkam dirinya detik itu juga. "Ada yang telpon siapa? Pacar?" tudingnya. Yuna langsung mengerjapkan matanya, ia langsung meraih ponselnya melihat siapa yang menghubunginya. "Tika, aku gak punya pacar ya mas. Emangnya kamu!" ujarnya yang langsung menggeserkan tombol hijau untuk menerima telpon Tika. (Yuna...! Astaga lu kemana aja? Bikin gua panik gila!). "Sorry, hp gua lowbet ini baru beres di cas," jawabnya dari balik telpon. (Lu semalem ke mana sih? Sekarang lu dimana? Di kosan lu? Gua sama Sani jemput lu ya, kita ke

