Jam menunjukkan pukul 03.00 dini hari, dimana Yuna tidak sengaja terbangun di jam itu. Matanya terbuka melihat sekitar, ternyata ini bukan mimpi, Yuna benar-benar ada di dalam hotel bersama Renan, dan kini dia berada di atas tempat tidur king size. Matanya mengedar mencari keberadaan Renan. Namun, pria itu tidak ada di sana. Keningnya mengernyit, Yuna bangkit dari tempat tidurnya. Ia mengibaskan selimut yang menutupi tubuhnya, sebelum tidur ia sengaja menutup rapat-rapat tubuhnya dengan selimut, takut saja kalau Renan tiba-tiba khilaf. Langkah Yuna mengitari kamar hotel dengan tipe presidential suite. Kamar yang begitu mewah dan luas, Yuna mendengar suara di dalam kamar mandi. Tanpa pikir panjang ia melangkahkan kakinya ke sana. "Jam segini dia mandi? Gak salah apa?" gumamnya sambil me

