Mata Yuna membuka lebar saat mendapati Renan di sana. Tangannya langsung memegang lengan Yuna. Tanpa basa basi Renan menarik tangan Yuna agar mengikutinya. Yuna mengikuti langkah Renan yang begitu lebar, hingga beberapa kali Yuna hampir hilang keseimbangan. Karena tidak bisa menyeimbangi langkah Renan. Melewati lorong yang di mana menuju pintu keluar. Mereka berdua berjalan menuju basement dimana mobil Renan terparkir. Renan membuka pintu untuk Yuna dan menyuruhnya masuk. "Masuk!" Yuna tidak langsung masuk, dia terdiam sejenak menatap ke arah Renan. "Kenapa melihatku seperti itu? Cepat masuk!" titah Renan sambil memegang kepalanya. Renan segera masuk ke dalam mobil, dan meninggalkan club tersebut. Di dalam mobil tidak ada yang mengeluarkan suara, mereka saling diam hanya ada suara m

