--“Jangan mudah tertipu oleh sesuatu yang belum jelas kebenarannya!”— *** Keesokan harinya. Irriana membuka mata setelah sesuatu membuatnya terjaga. Dia melihat ke arah perutnya yang ditimpa sesuatu. Sebuah tangan memeluk perutnya. Dan tanpa dia cari tahu siapa pemilik tangan itu, dia sudah tau siapa pemiliknya. Irriana menoleh dan seketika, senyumannya pun merekah dengan wajah berbinar senang. Wajah Dave yang damai dalam tidurnya dan terlihat lelah setelah pergulatan panas dengannya tadi malam, membuat senyuman liciknya mengembang. Dave juga pria normal. Dave tak akan bisa menolak godaannya, terlebih pria itu sudah berada dalam pengaruh obat yang membuat nafsu kelelakian Dave begitu menggebu-gebu seperti semalam. Akhirnya, Dave pun jatuh ke dalam pelukannya dan sebentar lagi, sandi

