"Jagungnya manis ya, Kek." kata Rana sembari menikmati jagung bakar di tangannya. Kakek Wisnu mengangguk, menggigit jagung miliknya dengan gigitan besar. Bibir kecoklatannya tampak dihiasi butir-butir hitam dari jagung yang dia makan. "Jagung yang Kakek tanam ini jenis jagung manis varietas bonanza. Teksturnya lebih lembut dari jagung biasanya. Apalagi rasa manisnya alami dan tidak berlebihan." jelas Kakek Wisnu. Rana manggut-manggut, mendengarkan penjelasan Kakek Wisnu mengenai banyak jenis jagung yang tanam. Ternyata terdapat banyak jenis jagung yang pria tua itu tanam di ladangnya. Tapi ada juga beberapa tumbuhan lain seperti cabai, labu, terong dan juga kacang-kacangan. "Besok ikut Kakek petik beberapa sayuran untuk persediaan di rumah. Setelah itu baru kita pulang." kata Kakek Wi

