Bian - Nadira Terkejut-2

709 Words

Rheta menutup mulutnya, nyaris berdecak. "Astaga, plating-nya kayak karya seni." "Rasanya pun nggak kalah," ucap Bian setelah suapan pertama. "Kayaknya da pakai mangga Thai asli nih, manis alami, ketannya lembut, dan foam kelapanya ... itu bikin semua elemen nyatu. Aku sampai lupa ini makanan tradisional." Vina tersenyum puas. "Kita kayak lagi makan di acara fine dining Michelin, padahal resto ini cuma muat tiga puluh orang doang." "Itulah yang saya suka," sambung Capt. Randy. "Resto ini nggak butuh bintang lima untuk membuktikan kualitas. Mereka lebih mengandalkan pengalaman personal. Chef nya tahu persis berapa banyak orang yang akan makan malam itu, jadi dia masak sesuai jumlah reservasi. Tidak lebih, tidak kurang. Hasilnya? Setiap piring punya perhatian khusus." Bian meneguk teh he

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD