"Sayang, mana dasinya Mas?" Ferdy bertanya sambil mengancingkan kemeja warna dark grey. Shafira yang sedang memasukkan baju kotor ke keranjang menoleh. "Belum ada ya, Mas?" "Belum." Wanita itu segera bergegas ke lemari. Di laci tengah, sekarang disitu ia menyimpan dasi suaminya. Tercenung sejenak untuk memilih warna apa yang sesuai. Kemudian Shafira mengambil dasi warna hitam yang ujungnya ada dua garis putih. "Di pakein sekalian, dong." Seperti biasa Shafira akan menumpukan lutut di atas kasur. Dan mulai memasang simpul pada dasi. Kedua tangan Ferdy memegang pinggang ramping istrinya. "Mas, hari ini jadi pergi Madura?" "Kalau memang urgent Mas yang akan pergi?" "Ini proyek yang mana?" tanya Shafira pura-pura. Padahal dari w******p yang disadapnya ia sudah tahu. "Dengan relasi