“Siapa itu?!” Viona langsung menoleh ke arah deretan rak buku di sudut ruangan. Ada bunyi benda jatuh di sana. Viona terus melihat ke arah rak kayu berwarna coklat itu. Tatapannya tajam karena penasaran, tapi ada campuran takut juga. Akhirnya dengan memberanikan diri, Viona berdiri dari kursi kerja Robin. Dia berjalan perlahan ke arah rak, berharap dia tahu apa yang jatuh dan bersiap jika menemukan penyusup di sana. “Siapa itu!” ucap Viona dengan nada tegas, seperti akan mengagetkan orang. Tapi sayangnya, lorong yang kini dia lihat kosong. Tak ada orang, hanya ada pajangan buku yang tersusun rapi. Viona kembali melihat ke rak buku di depannya. Masih ada satu lorong lagi, yang kemungkinan menjadi tempat penyusup itu bersembunyi. Sekali lagi Viona muncul tiba-tiba untuk memergoki oran

