15. Cium Aku

1432 Words

Viona mengerjapkan matanya beberapa kali, dia bahkan mengusap-usap telinganya, berharap dia salah mendengar. "A-apa? Kerja sama? Denganmu?" tanyanya dengan nada sedikit tidak percaya. Ya, baginya itu sesuatu yang sulit untuk dimengerti. Pria di hadapannya adalah kakak dari suaminya. “Iya, kerja sama. Aku menawarimu kerja sama,” jawab Leon. “Lagian kita kan sodara, kayaknya ini akan bagus kalau bisnis perhiasanku berkolaborasi dengan parfummu,” lanjut Leon untuk menghilangkan prasangka dan juga jarak yang tercipta. “Hah?” ucap Viona pelan sambil menatap aneh ke kakak iparnya. Viona masih melongo. Otaknya mendadak lambat berjalan, mendengar tawaran Leon. Leon tersenyum melihat reaksi adik iparnya yang cantik itu. Ingin sekali dia mencubit pipi Viona, membuat wanita itu kembali sadar.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD