bab 66

1360 Words

Kondisi Dika drop.. Awalnya hanya berniat cuci darah rutin, tapi pada akhirnya ia harus mendapat perawatan karena kondisinya memburuk. Ia mengalami sesak nafas. Entah sudah berapa ratus kali Putri memanggil nama Dika agar lelaki itu tetap tersadar. Dika memang masih sadar, tapi ia hanya menggumam pelan setiap kali Putri memanggilnya. "Kak Dika, jangan tidur terus." Rengek Putri. Wanita itu menggoyangkan lengan Dika dengan perlahan. "Kak Dika," panggilnya lagi, kali ini dengan isak tangis. "Iya," jawab Dika dengan suara sangat lemah. Ia pun memaksakan diri untuk membuka matanya. "Kak Dika nggak apa-apa, cuman kecapean aja." Dika mengangkat satu tangannya dan mengusap wajah Putri yang sudah basah oleh air mata. "Kak Dika mau Kak Lana datang? Aku bisa menghubunginya." Putri tau,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD