Bab 83

1213 Words

Nada suara Robert langsung terdengar lebih hangat. "Terima kasih. Dia memang masih banyak belajar." "Justru itu." Nada terkekeh pelan. "Usianya masih muda, tapi semangat kerjanya luar biasa." Robert tersenyum kecil. "Saya memang membiasakan dia belajar mandiri." "Kelihatan sekali." Nada berhenti sejenak, seolah sedang memilih kata-kata. "Saya cuma agak khawatir." Robert langsung menangkap perubahan nada bicaranya. "Khawatir?" "Iya... mungkin saya terlalu ikut campur." "Tidak apa-apa. Silakan." Nada menunduk, memainkan ujung tas tangannya. "Saya sering melihat Aluna pulang cukup malam karena pekerjaan. Beberapa kali juga ikut ke lapangan proyek yang medannya lumayan berat." Robert terdiam. Nada melanjutkan dengan hati-hati. "Beberapa hari lalu saya dengar dia sempat cedera s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD