Bab 37. Belum Selesai

1010 Words

Gerbang villa kembali tertutup perlahan setelah mobil Kevin menghilang di tikungan jalan. Suara mesin yang tadi meraung kini hanya tinggal gema samar yang perlahan ditelan malam. Halaman villa kembali sunyi. Amanda masih berdiri di tempatnya beberapa detik. Angin malam mengibaskan ujung rambutnya, tetapi tatapannya tetap kosong ke arah gerbang. Baru setelah benar-benar tidak ada suara apa pun, tubuhnya sedikit melemas. Bravy yang berdiri di sampingnya langsung menahan bahunya. “Amanda.” Nada suaranya jauh lebih lembut dari sebelumnya. Amanda menarik napas panjang, lalu menghembuskannya perlahan. Senyum dingin yang tadi ia tunjukkan kepada Kevin perlahan menghilang. “Dia masih sama,” gumamnya pelan. Bravy mengangguk kecil. “Kevin nggak akan pernah berubah.” Amanda tidak membanta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD