Bab 32 - Semuanya Menjadi Rumit

1478 Words

Alena kembali ke kamar Keandre setelah meletakkan kue di dapur, meninggalkan Darren bersama Davin di ruang tamu. Meski mereka sempat beradu pandang sebelum Alena melangkah menjauh, tidak ada gunanya mendebat pria itu kan? Alena juga yang akan kalah. "Kamu lama banget di luar, padahal aku nunggu daritadi di kamar," Keandre bermanja-manja dengan kekasihnya. Ia memang sudah semakin sehat, hanya saja penyembuhan dari patah tulang lumayan lama. Tubuh Keandre bersandar nyaman pada tubuh Alena yang duduk di sisi ranjang. Alena nampak melamun, memikirkan omongan Darren tadi. Ia merasa patah hati. Perasaan dihindari oleh pria itu begitu jelas, membuat hatinya sakit. Keandre menangkap wajah murung itu. Ia mendongak, menatap Alena. "Kenapa, Sayang? Ada masalah di rumah? Kamu kok murung gitu?" "Ha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD