BSW Bab 157

1827 Words

Raga berjalan mondar-mandir dengan satu tangan berada di pinggang. Berulang kali pria itu menghentak napasnya. Rambut pria itu sudah berantakan. Pakaiannya tidak lagi rapi. Wajahnya kusut. “Duduk, Ga. Pusing lihat kamu dari tadi mondar-mandir kayak setrikaan.” “Sh*t! Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa mereka tidak pergi bertemu dengan Mara, malah pergi jalan-jalan?” kesal Raga. “Jangan tanya padaku. Aku juga tidak tahu jawabannya.” Jadi ceritanya, setelah membuntuti rombongan keluarga Mara dari bandara—mereka berakhir di hotel, bukan di rumah Mara ataupun rumah calon suami Mara. Lalu setelah menunggu cukup lama, mereka membuntuti rombongan tersebut ketika keluar dari hotel. Sayangnya, lagi-lagi mereka kecewa karena orang tua dan keluarga kakak Mara justru pergi berbelanja dan menikmat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD