Bab 15 🍒

931 Words

Suasana di dalam kamar tamu rumah Marko terasa makin senyap seiring malam yang makin larut. Jam dinding sudah menunjukkan pukul sebelas lewat, tapi Vero masih belum bisa memejamkan mata. Vero cuma duduk bersandar di kepala ranjang dengan kedua lutut yang dipeluk erat, menatap rintik hujan yang masih setia mengetuk kaca jendela luar. Pikirannya bener-bener kacau, lelah secara fisik tapi otaknya menolak buat istirahat karena rasa cemas yang terus menghantui. Tiba-tiba, keheningan malam itu pecah oleh suara gonggongan anjing tetangga yang mendadak heboh di luar. Gak lama setelah itu, terdengar suara deru mesin mobil mewah yang berhenti tepat di depan pagar rumah Marko. Bunyi pintunya yang tertutup dengan dentuman berat kedengaran sangat jelas di telinga Vero yang emang lagi sensitif ban

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD