Dua minggu berlalu sejak malam mencekam di Jakarta Timur. Kehidupan Vero di Griya Lestari, kosan barunya di Jakarta Timur, berjalan dengan sangat tenang atau setidaknya, begitulah yang Vero rasakan. Vero sudah membuang nomor lama, gak lagi membuka media sosial, dan bahkan memilih mengambil cuti panjang dari pekerjaannya dengan alasan kesehatan. Vero mengira dia sudah berhasil menghapus jejak. Setiap hari ia hanya keluar untuk membeli keperluan makan di minimarket depan komersil perumahan, lalu sisa harinya dihabiskan di dalam kamar sambil menonton TV atau membaca buku. Sore itu, langit Jakarta kelihatan mendung tebal, mirip banget sama suasana Islandia yang dingin. Vero memakai hoodie rajut longgar berwarna krem, salah satu baju santai yang tersisa di kopernya, lalu melangkah kelua

