Laya mengangkat pandangan. Untuk sesaat waktu terasa berhenti. Beberapa detik bahkan terasa jauh lebih panjang saat tatapan Laya menemukan Jodi Diningrat yang berdiri di depannya tanpa raut wajah bersalah. Pria berengsek yang meninggalkannya di hari pernikahan itu bahkan melempar senyum kilas seolah tidak terjadi apa-apa. Sungguh membuat perasaan bahagianya tadi seketika menjadi amarah ditambah munculnya sosok lain di samping Jodi dengan raut wajah yang dia tahu hannyalah pura-pura. Khalila Raina Narendra. Laya menatap keduanya bergantian. Sungguh kedatangan mereka adalah kejutan besar apalagi waktunya sangat pas—seolah disengaja. Khalila berdiri terlalu dekat dengan Jodi, terlalu nyaman, terlalu menunjukkan jika mereka adalah pasangan. Bukan calon ipar yang seharusnya saling menjaga

