Faye 58

2525 Words

Faye menoleh ke arah pintu kala mendengar suara langkah kaki mendekat. Ia memejamkan mata erat, baru saja ia bersyukur sebab tidak melihat Xander di ruangannya. Namun, sekarang sosok laki-laki yang ingin sekali dihindarinya justru datang tanpa diundang. Xander mendekat dengan langkah mantap. Suara sepatunya terdengar lantang, mengusir sepi yang sebelumnya memenuhi ruangan tersebut. Laki-laki itu berdiri di samping ranjang Faye, tangannya terulur untuk menyentuh pucuk kepala istrinya itu. Namun, gagal karena Faye yang lebih dulu menghindar. Senyum kecil di bibir Xander muncul, saat melihat respon Faye yang menandakan jika wanita itu sudah bangun. “Bagaimana keadaanmu, Sayang?” tanya Xander dengan wajah datar seperti biasa. Faye memalingkan wajah, menatap ke arah lain, tak mau menatap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD