Faye 55

2125 Words

“Fay? A-apa yang ....” “Sshhh.” Faye meletakkan telunjuknya di bibir Xander, membungkam pria itu dengan tatapan nakalnya. Kedua alis Xander tertaut sempurna, sedikit bingung melihat kepribadian Faye yang seakan bertolak belakang dari biasanya. Wanita itu tersenyum tipis, lalu mengedipkan mata, pertanda sengaja menggoda. Kini posisinya sengaja menindih tubuh Xander, lalu perlahan menciumi leher pria itu hingga Xander menggeliat kegelian. Faye tidak berhenti, meninggalkan bekas di sana sampai memerah. Xander tidak mencegah, ia justru membiarkan Faye melakukan apa saja sesuka hatinya. “Fay?” panggil Xander sekali lagi, tapi wanita itu seolah tuli. Dengan mata terpejam, Faye menghisap daun telinga Xander selayaknya bayi kehausan. Xander memejamkan mata juga, merasakan hangat dan lembutny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD