Bab 50

1133 Words

Siang itu, matahari Jakarta terasa garang, menyorot langsung ke jalanan padat yang dipenuhi kendaraan. Dari balik kaca mobil taksi online, Lidia duduk dengan tubuh tegak namun jemarinya tak pernah berhenti bergerak di atas layar iPad yang ada di pangkuannya. Matanya fokus, memastikan semua berkas laporan, notulen, dan catatan hasil pertemuan pagi tadi sudah ia lengkapi. Sesekali, ia mengecek kembali email yang hendak dikirim pada Roby, memastikan tak ada detail yang terlewat. Hari ini, seperti perkataannya tadi pagi pada Roby, dirinya memang izin meninggalkan kantor di jam makan siang. Maka dari itu, ia berusaha menyelesaikan semua kewajibannya lebih cepat, merapikan dokumen agar pria itu tidak menemui kendala saat ia tidak berada di sampingnya. “Harus rapi… tidak boleh ada kesalahan,” g

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD