BAB 45

1410 Words

“Kalau rekaman master dibuka, manipulasi aku bisa terbongkar. Aku harus pastikan Thalia dibebastugaskan sebelum audit selesai,” bisik Maya panik di ruang arsip. Ruangan berukuran empat kali empat meter yang dipenuhi jajaran lemari besi dan dokumen fisik itu mendadak terasa begitu menyempit. Cahaya lampu neon yang agak redup membiaskan bayangan kaku Maya di dinding. Jemarinya meremas tepi meja kayu tua, sementara napasnya terengah pendek dipacu oleh ketakutan yang kian membesar. Kabar mengenai keputusan Komite Etik yang menyetujui permintaan Thalia untuk membongkar Master Audio Logger dari server pusat Juanda sudah menyebar cepat di kalangan internal. Maya tidak menyangka bahwa Thalia memiliki keberanian dan ketenangan mental seperti itu di tengah tekanan pemeriksaan. “Gadis itu ... baga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD