Bab 34. Tapi, Dia Luar Biasa

1050 Words

Setelah sekian lama, akhirnya Keenan bisa kembali merasakan tertawa lepas, tanpa beban, seolah semua masalah lenyap dalam sekejap. Semua itu karena istri cupu yang selama ini ia anggap remeh, Nadine. Kini, Keenan mulai sadar jika istrinya itu bukan wanita biasa. Ada sesuatu yang istimewa dalam diri wanita tersebut, yang dulu tak pernah ia sadari sebelumnya. Nadine merasa lelah, meski tadi sempat membalas dengan menggelitik Keenan. "Mas, ampun, aku benar-benar nyerah. Aku nggak kuat lagi, Mas. Aku capek," katanya lelah. Keenan menatap istrinya, mencoba menahan tawa. "Kamu juga 'kan, yang buat masalah duluan. Masih juga panggil aku 'Mas'." Dia menolak tegas. "Sudah aku bilang, jangan panggil aku dengan sebutan itu lagi." "Nggak mau. Pokoknya aku nggak mau," tegas Nadine. Tiba-tiba, dia me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD