20. Mimpi Buruk

1212 Words

Waktu menjelang sore saat Mara keluar dari kamarnya. Setelah memutuskan berdamai dengan keadaan, pikirannya menjadi sedikit lebih tenang meski masih memikirkan apa yang telah Riky lakukan tadi siang. Mara berjalan menuju dapur untuk mengambil minuman dan di sana ia bertemu Saga yang tengah memasak makan malam. “Aku sudah pesan makanan,” ucap Mara seraya berjalan ke arah kulkas untuk mengambil minuman. Saga menghentikan sejenak kegiatannya memotong sayur. “Apa?” tanyanya. “Aku sudah pesan makanan,” jawab Mara datar seakan malas mengulang ucapan sebelumnya. “Apa yang kau pesan?” tanya Saga kembali. “bukan fast food, kan?” Mara mengakhiri acara minuman jus jambu kemasannya dan sambil berbalik ke kamar, ia menjawab, “Tidak. Aku tahu apa yang boleh dan tidak boleh aku makan.” Saga ha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD