bc

BUKAN PERMAINAN BIASA

book_age18+
0
FOLLOW
1K
READ
revenge
forbidden
love-triangle
one-night stand
family
HE
age gap
fated
forced
friends to lovers
kickass heroine
single mother
drama
sweet
bxg
kicking
bold
city
cheating
childhood crush
secrets
love at the first sight
affair
friends with benefits
polygamy
like
intro-logo
Blurb

Mungkin sebagian memang ada orang yang memilih di cintai daripada mencintai, seperti Sean, pria muda tampan serta pria sukses kaya raya di kota XXX, dimana Sean memilih bertunangan dengan Shela, memilih Shela karena tau Shela begitu sangat mencintai dirinya, Karena Sean memang lebih memilih di cintai daripada mencintai. Namun ternyata Sean mendapati kenyataan baru setelah resmi bertunangan dengan Shela, dimana wanita yang mencintai dirinya, menginginkan dirinya, itu tidak hanya Shela seorang, ada wanita lain juga yang begitu menggilai dirinya, dan wanita itu adalah Devina, mamanya Shela sendiri, alias calon mama mertua Sean. Memang, sangat tepat memilih dicintai daripada mencintai, tapi jika ada hati lain lagi yang mencintai dirinya, itu cukup membuat seorang pria tampan muda yang tak lain Sean itu merasa terbebani, merasa tersiksa karena di cintai oleh dua wanita sekaligus, ditambah dua wanita itu bukan orang lain, melainkan antara anak dan seorang mama.

lalu bagaimana akhir dari pilihan Sean, apakah Sean tetap memilih jatuh ke ranjang Shela, anak dari Devina, atau justru tidak kuasa dan jatuh ke ranjang Devina, wanita yang seharusnya menjadi mama mertuanya? Simak cerita Lengkapnya yuk di bab-bab berikutnya

chap-preview
Free preview
Permainan 1
Sean yang sedang memainkan ponselnya di sofa ruang tamu langsung dikejutkan oleh sebuah kaki yang sengaja di letakkan di atas pahanya, membuat mata Sean langsung fokus pada kaki mulus yang ada di atas pahanya. "Tante tau kan aku tunangan Shela? Tante tidak takut kalau sampai Shela melihat apa yang Tante lakukan pada calon menantu Tante? "tanya Sean tanpa menyingkirkan kaki Devina, calon mama mertuanya. Devina yang mendengar pertanyaan Sean langsung tersenyum, lalu mengangkat kaki yang sejak tadi berada di paha Sean, beralih meraba d**a Sean, membuat Sean langsung memejamkan matanya, karena tidak di pungkiri, pesona calon mama mertuanya sangat menggoda, melebihi anak SMA. "Mau Tante apa? "tanya Sean yang mulai geram dengan sikap Devina. "Sean, kau sangat tampan, berwibawa, kenapa kau memilih Shela? "tanya Devina seraya menurunkan kakinya, dan beralih duduk di sofa single dengan menyilangkan kakinya pada kaki yang lainnya dengan posisi yang sangat menggoda. "Tidak perlu ada alasan wanita mana yang harus aku pilih untuk aku jadikan sebagai pasangan, "jawab Sean yang membuat Devina tersenyum, lalu menatap Sean dengan tangan yang dijadikan sebagai penyangga dagunya. "Aku tau seperti apa tipe wanita idaman mu, Sean," kata Devina yang masih betah menatap wajah Sean, meski Sean tidak membalas tatapan Devina, tapi Devina tetap tidak mengalihkan pandangannya dari wajah Sean. "Tante tidak perlu sok tau, "kata Sean dengan nada dinginnya, dan kembali menyibukkan diri dengan memainkan ponselnya. "Hahaha. Sean, akan ku pastikan kau tidak akan lama terus menolak pesonaku. "Ujar Devina dengan tawa yang terdengar sangat menggoda, dan mendengar tawa serta ucapan Devina, Sean langsung menatap Devina. "Apa maksud, Tante? Sebenarnya apa mau Tante? "tanya Sean yang benar-benar bingung dengan sikap Devina yang terlalu liar terhadap dirinya, padahal Devina tau kalau dirinya adalah calon menantunya, tunangan dari Shela, anaknya. Tapi, sikap Devina pada dirinya benar-benar jauh dari kata ibu mertua, dan itu membuat Sean sangat tidak mengerti. "Aku mau kamu, Sean. Mau kamu. "Ujar Devina mengulang kalimat yang sama, sebagai jawaban kalau apa yang diinginkan oleh dirinya itu adalah Sean. Sean yang mendengar jawaban Devina langsung menyunggingkan senyum sinisnya. "Tante sadar dengan apa yang Tante katakan sebagai jawaban tadi? Tante sadar itu? Tante sadar aku ini siapa? "berbagai macam pertanyaan Sean lontarkan karena Sean tidak habis pikir dengan jawaban Devina tadi, dimana Devina menginginkan dirinya, sementara dirinya adalah tunangan anak Devina, dan itu membuat Sean benar-benar tidak percaya. "Sadar kok. Memangnya kamu pikir aku sedang akting? Aku tidak lagi drama Sean, aku memang menginginkan kamu, "kata Devina "Tapi aku tunangan Shela, Tante. Aku calon menantu Tante, "ujar Sean dengan penuh penekanan dan juga jelas, agar Devina sadar akan kalimat yang keluar dengan begitu lancarnya tadi dari bibirnya. "Aku tau Sean, bahkan aku sangat tau siapa kamu. Aku tau kamu tunangan Shela, tapi kan itu hanya tunangan, belum suami, jadi salahnya dimana? "ujar Devina seperti orang yang masa bodoh akan status Sean sebagai calon menantunya. "Apa iya Tante sangat berani merebut calon suami anak Tante sendiri? "tanya Sean sangat tidak percaya dengan keinginan calon mertuanya. "Kenapa tidak berani, Sayang? "tanya Devina seraya berdiri dan mendekati Sean, lalu menyentuh dagu Sean dengan penuh godaan, membuat jantung Sean sulit untuk di kendalikan. "Apa yang Mama lakukan!!!!

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

TERNODA

read
199.7K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
190.4K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
32.0K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
234.6K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
16.3K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
74.9K
bc

My Secret Little Wife

read
132.6K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook