3. Pindah Tangan

1832 Words

Perkataan Lauritz awalnya membuat Yuta melongo. Namun, setelah beberapa saat keterkejutannya berubah menjadi kekesalan. Wajahnya tampak tidak terima dengan keinginan Lauritz yang tidak masuk akal. "Apa-apaan kamu?" "Kenapa kamu tiba-tiba marah?" balas Lauritz tenang. "Kenapa kamu sembarangan memutuskan akan bawa aku pulang?" tuntut Yuta tidak terima. Lauritz tersenyum tidak peduli. "Mau aja." "Aku enggak mau ikut sama kamu!" bantah Yuta geram. "Enggak ada pilihan, kamu harus ikut." "Kamu enggak punya hak buat bawa aku!" Alih-alih terganggu dengan penolakan Yuta, Lauritz malah mendengkus geli. "Penculik juga enggak punya hak membawa orang yang diculik, tapi tetap dilakukan karena dia enggak butuh izin." Sikap Yuta makin waspada mendengar kata ‘penculik’. "Memangnya kamu penculik?"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD