38

1500 Words

Amindita menarik koper kabinnya dengan langkah yang dihentak-hentakkan, masih menggerutu pelan karena julukan "Botol Yakult" yang baru saja ia terima. Namun, kekesalan itu seketika tersapu oleh rasa was-was saat ia melihat dua sosok yang sudah menunggunya di area penjemputan terminal kedatangan. Di sana, Praditya berdiri tegak dengan aura otoritas yang tak tertandingi. Berkali-kali ia melirik jam tangan Patek Philippe di pergelangan tangan kirinya, menunjukkan kegelisahan yang coba ia sembunyikan dari publik. Namun, pemandangan itu terasa menyesakkan karena ada Widya yang bergelayut manja di lengan kanannya, menyandarkan kepala seolah ingin memamerkan pada seluruh dunia siapa pemilik pria itu. Begitu sosok Amindita tertangkap oleh indra penglihatannya, mata Praditya berkilat lega, namu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD