97

1856 Words

Keesokan harinya, atmosfer profesional di kantor pusat Ararya Group terasa jauh lebih intens dari biasanya. Tepat pukul satu siang, Praditya melangkah tegap menyusuri koridor lantai eksekutif menuju ruang rapat kecil yang biasa digunakan untuk pertemuan terbatas berskala high-profile. Di belakangnya, Wira berjalan dengan langkah taktis sembari membawa tablet dan beberapa berkas fisik bersampul logo perak Daniswara Corp. Praditya hari ini tampil mutlak dengan setelan jas tiga potong berwarna abu-abu gelap, memancarkan aura superioritas seorang CEO yang tak tergoyahkan. Pikiran negatif semalam telah ia kunci rapat-rapat di dalam kepalanya, menyisakan ketajaman insting bisnis yang dingin. Cklek. Wira membukakan pintu kayu jati kedap suara tersebut. Di dalam ruangan, beberapa orang telah du

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD