Bab 23

1289 Words

Studio itu sepi, hanya suara teknisi dan lampu yang menyala redup. Di tengahnya, Elmira duduk sendirian. Wajahnya tenang, tapi hatinya berdebar. Hari ini ia akan bicara. Bukan sebagai istri kontrak Malik Aryasatya. Tapi sebagai Elmira Revalina Putri—seorang perempuan yang pernah dipatahkan, tapi tidak pernah benar-benar hancur. Sang pembawa acara, Raina, memulai siaran langsung dengan kata pengantar singkat tentang kontroversi belakangan ini. Lalu, kamera beralih ke Elmira. “Terima kasih sudah datang, Bu Elmira,” ucap Raina hangat. “Banyak yang penasaran… siapa sebenarnya sosok Anda, jauh dari label istri kontrak atau istri miliarder.” Elmira tersenyum kecil. “Terima kasih sudah memberi saya ruang untuk menjawab sendiri.” Ia menarik napas pelan, lalu menatap lurus ke arah kamera. &

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD